Bab 1
KEGIATAN PENELITIAN
Siapakah yang melakukan penelitian ???
Tidak hanya profesor, doktor atau para ahli
Tukang kue
Tukang sepatu
Pabrik rokok
Tukang pakaian konfeksi
Mahasiswa
Ahli masak ini sebenarnya juga sedang mengadakan penelitian.
Tetapi tidak melalui prosedur yang jelas, dan
Tidak melaporkan hasilnya dalam bentuk tulisan
Semuanya mengadakan penelitian, walaupun prosedur dan kualitas penelitiannya berbeda-beda
Seorang guru mempunyai tugas mendidik dan mengajar.
Ia membantu si anak didik.
Ia selalu berusaha agar kadar bantuannya dapat meningkat
Sehingga diperoleh hasil yang lebih baik.
Barangsiapa ingin meningkatkan hasil untuk apa saja yang sedang ia tekuni, Membutuhkan kegiatan penelitian
------------------------------------------------------------------------------------
BAGAIMANA KEGIATAN PENELITIAN ITU DILAKUKAN ?
Jenis-jenis cara penelitian :
Operation research (Action Research)
Penelitian yang dilakukan oleh seseorang yang bekerja
mengenai apa yang sedang ia laksanakan tanpa mengubah
sistem pelaksanaannya.
Eksperimen
Peneliti dengan sengaja membangkitkan timbulnya sesuatu
kejadian atau keadaan, kemudian diteliti bagaimana akibatnya.
------------------------------------------------------------------------------------
Secara ilmiah metodologis, 3 cara menyisihkan faktor-faktor non-eksperimen
Disisihkan secara fisik
Seorang anak dimasukkan kedalam ruangan kaca diberikan
bermacam-macam mainan, diamati bagaimana reaksi anak tsb
Disisihkan secara selektif
Diadakan penambahan, pengurangan atau perubahan faktor
yang terus diamati
Disisihkan secara manipulasi statistik
Diambil data yang diperlukan saja
------------------------------------------------------------------------------------
APA YANG DITELITI ???
Objek penelitian
Penelitian yang ber objek masalah-masalah sekolah, bertujuan untuk
meningkatkan efektifitas program belajar mengajar agar tercapai
prestasi belajar secara maksimal.
Penelitian ini dapat menyangkut : kurikulum, siswa, guru, personal non-guru,
pengelolaan, sarana pendidikan, pembiayaan, lembaga-lembaga
pendidikan dsb
Ruang lingkup objek penelitian :
1. Pendidikan
2. Industri
Dll
====================================================================================
B a b II
Ragam Penelitian
Tergantung dari tujuan, pendekatan, bidang ilmu dan tempat
Penelitian ditinjau dari Tujuan
1. Penelitian eksploratif
penelitian yang dilakukan tim dokter dengan maksud
menemukan sebab musabab terjadinya musibah thdp penyakit
misteris pada anak balita
2. Penelitian Development
penyempurnaan proses belajar-mengajar
3. Penelitian Verifikatif
untuk mengecek kebenaran hasil penelitian terdahulu dari
orang yang berbeda
4. Penelitian Kebijakan
menyangkut tindakan yang diambil oleh pemerintah dan
dilakukan secara luas
------------------------------------------------------------------------------------
Penelitian ditinjau dari Pendekatan
Apabila peneliti ingin mengetahui perkembangan kemampuan berpikir
anak sekolah dasar kelas I s/d kelas VI, maka dapat dilakukan 2 (dua)
cara pendekatan.
1. Pendekatan Longitudinal (pendekatan bujur)
2. Pendekatan Cross-sectional (pendekatan silang)
------------------------------------------------------------------------------------
Penelitian ditinjau dari Bidang Ilmu
Berkenaan dengan jenis spesialisasi dan interes
Penelitian thdp pendidikan
keteknikan
ruang angkasa
pertanian
perbankan
kedokteran
keolahragaan
dll
------------------------------------------------------------------------------------
Penelitian ditinjau dari Tempatnya
Penelitian di - laboratorium
Untuk masa sekarang yang bisa diteliti di Lab.
bukan hanya IPA saja, tetapi banyak bidang,
termasuk penelitian bahasa
- perpustakaan
Analisis isi buku (content analysis) merupakan
kegiatan yang cukup mengasyikkan.
Penelitian ini akan menghasilkan suatu
kesimpulan tentang gaya bahasa buku,
kecenderungan isi buku, tata tulis, lay-out,
ilustrasi dsb.
- lapangan / kancah
Sesuai dengan bidangnya, maka kancah
penelitian akan berbeda-beda tempatnya.
Penelitian pendidikan mempunyai kancah
bukan saja di sekolah tetapi dapat di keluarga,
di masyarakat, di pabrik, di rumah sakit,
asal semuanya mengarah tercapainya tujuan
penelitian
------------------------------------------------------------------------------------
Penelitian ditinjau dari Hadirnya Variabel
Variabel adalah objek penelitian, atau apa yang
menjadi titik perhatian suatu penelitian
Disebut juga variasi atau banyaknya ubahan
karena dapat berubah-ubah, bervariasi
Misal usia, tingkat kecerdasan, tingkat kedisiplinan
kekayaan, dll
------------------------------------------------------------------------------------
Apabila dilihat dari saat terjadinya
Variabel masa lalu
Variabel masa sekarang
Variabel masa akan datang, belum terjadi, tetapi sengaja didatangkan
atau diadakan oleh peneliti dalam bentuk perlakuan (treatment)
Penelitian yang menjelaskan/menggambarkan
variabel masa lalu dan sekarang disebut Penelitian Deskriptif
Penelitian yang menjelaskan variable masa yang akan datang dan belum terhjadu disebut Penelitian eksperimen
Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
Akhir-akhir ini banyak dibicarakan orang tentang penelitian kualitatif.
------------------------------------------------------------------------------------
Peneliti muda berpendapat bahwa penelitian kualitatif lebih mentereng dibandingkan dengan penelitian kuantitatif yang dipandang sudah kuno
Diantara banyak model yang ada dalam penelitian kualitatif,Yang dikenal di Indonesia adalah penelitian naturalistic.
Penelitian kualitatif biasanya tidak menggunakan angka dalam mengumpulkan data dan dalam memberikan penafsiran terhadap hasilnya
Tidak berarti bahwa dalam penelitian kualitatif ini peneliti sama sekali tidak diperbolehkan menggunakan angka.
Misal : menyebutkan jumlah anggota keluarga
banyaknya biaya yang dikeluarkan untuk belanja sehari-hari
Yang tidak tepat adalah apabila dalam mengumpulkan data dan penafsirannya peneliti menggunakan rumus-rumus statistik
Penelitian kuantitatif, sesuai dengan namanya, benyak dituntut menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran
terhadap data tersebut, serta penampilan dari hasilnya
Lebih baik apabila disertai dengan tabel, grafik, bagan, gambar atau tampilan lain.
Selain data yang berupa angka, dalam penelitian kuantitatif
juga ada data berupa informasi kualitatif
Dasar filosofis dari penelitian kualitatif :
1. fenomenologis
2. interaksi simbolik
3. kebudayaan
4. antropologi
Ciri-ciri penelitian kualitatif :
1. Mempunyai sifat induktif
2.
.
.
.
11. Mengadakan analisis data sejak awal
====================================================================================
B a b III
Cara Mengadakan Penelitian
Persyaratan Penelitian
Sistematis
artinya dilaksanakan menurut pola tertentu, dari yang
paling sederhana sampai kompleks hingga tercapai tujuan
secara efektif dan efisien
Berencana
artinya dilaksanakan dengan adanya unsur dipikirkan
langkah-langkah pelaksanaannya
Mengikuti konsep ilmiah
artinya mulai dari awal sampai akhir kegiatan penelitian
mengikuti cara-cara yang sudah ditentukan,
yaitu prinsip yang digunakan untuk memperoleh
ilmu pengetahuan
------------------------------------------------------------------------------------
Prosedur Penelitian
Langkah-langkah penelitian yang lebih menitik-beratkan pada
kegiatan administratif
- Pembuatan Rancangan Penelitian
- Pelaksanaan Penelitian
- Pembuatan Laporan Penelitian
Langkah-langkah penelitian selengkapnya :
1. Studi pendahuluan
2. Memilih masalah
3. Merumuskan masalah
4. Merumuskan anggapan dasar
4a. Merumuskan hipotesis
5. Memilih pendekatan
6. Menentukan variabel dan sumber data
7. Menentukan dan menyusun instrumen
8. Mengumpulkan data
9. Analisis data
10.Menarik kesimpulan
11.Menulis laporan
------------------------------------------------------------------------------------
Langkah 1 : Memilih Masalah
Besar maupun kecil, sedikit maupun banyak, setiap orang mesti
memiliki masalah. Hanya bedanya, ada masalah yang dapat seketika diatasi,
tetapi ada pula yang memerlukan penelitian.
Akan tetapi ada masalah penelitian yang juga tidak dapat dipecahkan
melalui penelitian karena berbagai sebab, antara lain karena tidak tersedia
datanya.
Langkah 2 : Studi Pendahuluan
Peneliti mengadakan suatu studi pendahuluan, yaitu menjajagi
kemungkinan diteruskannya pekerjaan meneliti.
Langkah 3 : Merumuskan Masalah
Agar penelitian dapat dilaksanakan sebaik-baiknya, maka peneliti
harus merumuskan masalahnya sehingga jelas dari mana harus memulai,
kemana harus pergi dan dengan apa.
Langkah 4 : Merumuskan Anggapan Dasar / Tinjauan Pustaka
Anggapan Dasar adalah sesuatu yang diyakini kebenarannya oleh
Peneliti yang akan berfungsi sebagai hal-hal yang dipakai untuk tempat
berpijak bagi peneliti di dalam melaksanakan penelitiannya.
Misalkan kita akan mengadakan penelitian tentang prestasi belajar siswa,
kita mempunyai anggapan dasar bahwa prestasi belajar siswa adalah
berbeda-beda, tidak seragam
Jika prestasi belajar ini seragam, maka bukanlah merupakan variabel
yang perlu diteliti
Langkah 4a : Hipotesis
Hipotesis merupakan kebenaran sementara yang ditentukan oleh
Peneliti, tetapi masih harus dibuktiakan atau dites atau diuji kebenarannya.
Hipotesis merupakan sesuatu yang memberi arah atau tuntunan kegiatan
Bagi penelitia
Langkah 5 : Memilih Pendekatan
adalah metode atau cara mengadakan penelitian
Misalnya : eksperimen atau non-eksperimen
Tetapi di samping itu juga menunjukkan jenis atau tipe penelitian yang
diambil, dipandang dari segi tujuan misalnya : eksploratif, deskriptif
atau historis
Masih ada lagi pandangan dari subjek penelitiannya, misalnya populasi atau
kasus
Penentuan pendekatan ini akan sangat menentukan apa variabel atau objek
sekaligus subjek penelitian untuk memperoleh data
Langkah 6 : Menentukan Variabel dan Sumber Data
Langkah ke 6 ini menjawab pertanyaan :
a. Apa yang akan diteliti ?
b. Darimana data diperoleh ?
Langkah 7 : Menentukan dan Menyusun Instrumen
Dengan apa data akan di kumpulkan
Instrumen ini sangat tergantung dari jenis data dan dari mana diperoleh.
Sebagai contoh, data tingkah laku siswa, tentu hanya dapat diperoleh dari
siswa dengan cara meng observasi, atau diperoleh dari guru yang
bergaul sehari-hari dengan siswa melalui interviu atau kuesioner
Langkah 8 : Mengumpulkan Data
Mengumpulkan data adalah pekerjaan yang sukar, karena apabila
diperoleh data yang salah, tentu saja kesimpulannyapun salah, dan hasilnya
menjadi palsu
Langkah 9 : Analisis Data
Menganalisis data membutuhkan ketekunan dan pengertian
terhadap jenis data. Jenis data akan menuntut teknik analisis data.
Misal : hubungan antara data nominal dengan nominal tidak dapat dianalisis
dengan teknik korelasi product-moment, tetapi sangat sesuai jika dianalisis
dengan teknik chi-kuadrat. Demikian pula dengan jenis data yang lain
Langkah 10 : Menarik Kesimpulan
Satu hal yang harus dimiliki oleh peneliti yaitu sifat jujur.
Dalam menarik kesimpulan penelitian, ia tidak boleh mendorong atau
mengarahkan agar hipotesisnya terbukti.
Tidak terbuktinya suatu hipotesis bukanlah suatu pertanda apa yang
dilakukan oleh peneliti itu salah dan harus merasa malu
Langkah 11 : Menyusun Laporan
Penemuan-penemuan hanya didapat karena coba-coba, dan
setelah dirasakan manfaatnya lalu langsung digunakan, tanpa sempat
dituliskan dalam bentuk laporan.
Kegiatan penelitian menuntut agar hasilnya disusun, ditulis dalam
bentuk laporan penelitian agar hasilnya diketahui orang lain, serta
prosedurnyapun diketahui orang lain pula sehingga dapat mengecek
kebenaran pekerjaan penelitian tersebut
===================================================================================
Bab IV
Memilih Masalah
Dari mana masalah diperoleh ?
-pengalaman bekerja sehari-hari
-membaca dan menelaah buku
-apa yang dirasakan masalah oleh orang lain
Masalah merupakan bagian dari kebutuhan seseorang
untuk dipecahkan
------------------------------------------------------------------------------------
Masalah dan Judul Penelitian
4 faktor penentuan masalah atau judul penelitian
1. Sesuai dengan minat peneliti
2. Penelitian dapat dilaksanakan
3. Tersedia faktor pendukung
4. Hasil penelitian bermanfaat
Jenis Permasalahan
Ada 3 jenis permasalahan / problematik / fenomena / gejala
Problema untuk mengetahui status dan
mendeskripsikan fenomena
Problema untuk membandingkan 2 fenomena atau lebih
( problema komparasi )
Problema untuk mencari hubungan antara 2 fenomena
( problema korelasi )
a. Korelasi sejajar
b. Korelasi sebab-akibat
Biasanya dijadikan dasar dalam merumuskan
Judul Penelitian
A. Peneliti ingin mengetahui sesuatu
------------------ ------------
| Apa dan bagaimana| |Menjelaskan |
| Berapa banyak |----------|\|atau |
| Sejauh mana |----------|/|menerangkan |
| dsb |penelitianya|peristiwa |
------------------ bersifat ------------
deskriptif
Contoh :
1. Berapa jumlah penduduk usia sekolah di suatu daerah
(Studi deskriptif tentang ............)
2. Bagaimana pendapat para guru tentang kegiatan supervisi /
Pengawasan yang sekarang ini berlangsung (Penelitian tentang pendapat ..........)
3. Seberapa jauh hubungan penghapusan EBTA
(Tanggapan masyarakat terhadap ..........)
B.Peneliti ingin membandingkan status 2 fenomena atau lebih
Tinggi mana lulusan antara SMP XI dengan SMP XV
Lebih baik mana prestasi belajar antara kelas pagi dengan sore
(Penelitian komparasi antara ....... Dengan ........)
C.Peneliti ingin mengetahui hubungan antara 2 fenomena atau lebih
Korelasi sejajar
Korelasi antara ...... dengan ......
Hubungan antara .......dengan ........
Korelasi sebab-akibat
Pengaruh .......terhadap ........
Contoh :
Hubungan / Sumbangan jenis kelamin,
tingkat usia, lokasi rumah tinggal, dan
latar belakang pendidikan
terhadap kelarisan pedagang pasar
------------------------------------------------------------------------------------
Merumuskan Judul
Judul penelitian yang lengkap diharapkan mencakup :
1. Sifat dan jenis penelitian
2. Objek yang diteliti
3. Subjek penelitian
4. Lokasi / daerah penelitian
5. Tahun / waktu terjadinya peristiwa
Studi komparasi antara metode induktif dan metode deduktif
untuk menghafal rumus-rumus ilmu pasti pelajar SMU
di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 1979
Contoh :
Studi komparasi : sifat atau jenis problema
Metode induktif dan
deduktif untuk menghafal
rumus ilmu pasti : objek penelitian
-Pelajar SMU : subjek penelitian
-Daerah Istimewa Yogyakarta : lokasi penelitian
-Tahun 1979 : tahun terjadinya peristiwa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Diseño por headsetoptions | A Blogger por Blog and Web
Tidak ada komentar:
Posting Komentar